Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk ‘Enterpreunership’ Kategori

Berani Mencoba ?

Dalam buku Dare to Try di awali dengan tulisan sbb:
We were born to Try …
 try to walk,
try  to talk,
try tpo read,
try to graduate from school,
try to achieve great career,
try to build a business,
try to love someone,
try to build a family,
try to make a better life,
try to survive,
We’ll never stop trying unless we have died.
All things [...]

Untuk mentranslate bahasa

Salah satu faktor memburuknya perekonomian nasional saat ini adalah rendahnya mental wiraswasta yang dimiliki bangsa kita. Akibatnya, daya juang, need for achievement, atau dorongan berusaha sebagian masyarakat kita rendah. Di pihak lain, bangsa kita yang kebetulan berada di level atas, lebih suka menjadi makelar. Lebih menggadaikan aset bangsa kepada pihak asing daripada berusaha memberdayakan SDM [...]

Untuk mentranslate bahasa

David Mc Clelland membuat kupasan yang menarik tentang peranan orang-orang dengan mental tertentu terhadap kemajuan bangsanya. Dalam bukunya The Achieving Society  ( 1961 ), ia menguraikan bahwa ‘dorongan untuk mencapai keberhasilan’ merupakan faktor determinan, tidak saja bagi keberhasilan individu, tapi juga bangsa dalam memperoleh kemajuan hidup. Artinya, berhasil tidaknya sebuah bangsa dalam melaksanakan pembangunan bergantung [...]

Untuk mentranslate bahasa

Pengertian Wiraswasta

Di dalam banyak literatur, antara istilah wiraswasta dengan wirausaha sering berganti tempat alias artinya dianggap sama. Memang ada sebagian ahli membedakan pengertian kedua istilah tersebut. Tetapi pembedaan itu, menurut hemat penulis, tidaklah terlalu signifikan. Karena itu, demi memudahkan pembahasan, dalam tulisan ini kedua istilah itu dianggap sama artinya. Kamus Besar Bahasa Indonesia juga tidak membedakan arti [...]

Untuk mentranslate bahasa

Mak Jila adalah pedagang jamu gendong yang biasanya berkeliling menjajakan dagangannya di kawasan Perumahan Pondok Blimbing Indah, Blimbing, Malang. Bermacam-macam jenis jamu dibawanya berkeliling setiap hari. Mulai beras kencur, kunci sirih, kuat lelaki,   sari rapet yang digemari ibu-ibu, hingga jamu pelangsing yang disuka para gadis remaja.
“Setiap hari biasanya saya membawa pulang antara Rp.10.000,- sampai Rp.15.000,- [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »