You are currently browsing the tag archive for the 'Pendidikan' tag.
Ada kesedihan mendalam setelah pengumuman kelulusan SMP dan SMA / SMK bagi kota Malang. Betapa tidak ? Dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini jumlah ketidaklulusan adalah yang paling jeblok. Dan, seperti yang biasa terjadi, ketika terjadi musibah atau ‘kecelakaan’, maka semua pihak saling melempar kesalahan kepada pihak lain seraya mencari selamat sendiri. Bahkan pihak yang paling bertanggung-jawab pun melakukan hal yang sama, berkoar-koar mencari pembenaran diri. Akibatnya, setiap ada masalah, hampir tak pernah ditemukan solusi yang jitu.
Mengingat fenomena di atas, mau tidak mau kita harus memikirkan perlunya pendidikan moral. Secara teoritas dan faktual, pendidikan moral yang pertama dan utama adalah di rumah. Dari orang tua atau significant others yang lain anak-anak pertama kali memperoleh nilai-nilai moralitas yang digunakan sebagai acuan untuk hidup bersama. Tetapi harus pula diakui bahwa menyerahkan pendidikan moral sepenuhnya kepada orangtua ternyata tidaklah memadai. Faktor pertamanya adalah lingkungan keluarga terlalu sempit sebagai tempat mendapatkan dan berlatih menerapkan nilai-nilai moral. Yang kedua, banyak orangtua masa kini hampir tidak punya waktu untuk mendidik anak-anak. Ketiga, seringkali nilai-nilai yang diberikan guru lebih diikuti oleh anak-anak daripada dari orangtuanya.
Faktor-faktor tersebut memberikan pendidikan moral menjadi sebuah imperatif bagi sekolah. Persoalannya adalah bagaimana pendidikan moral tersebut diberikan di sekolah ? Apakah harus menambah pelajaran baru ( mis, budi pekerti ) ? Atau memasukkan unsur-unsur pendidikan moral ke dalam berbagai mata pelajaran yang dipandang relevan sebagaimana halnya dengan PMP di era Orba dulu ? Read the rest of this entry »










Komentar Terakhir